JAKARTA - Calon Presiden Jusuf Kalla berharap, pemilih yang terdaftar di dua tempat atau masuk dalam DPT ganda tidak menggunakan hak pilihnya dua kali. Jika hal itu dilakukan dengan sengaja, maka yang bersangkutan diancam dengan hukuman pidana.
"Yang membuat DPT ganda akan terkena pidana, apalagi yang menggunakannya, itu lebih pidana lagi. Sejak dulu saya katakan itu (DPT) ada masalah," ujar JK usai mencontreng di TPS 19 Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Rabu (8/7/2009).
Karena itu, Tim JK-Wiranto tetap akan melakukan penyisiran DPT memski waktunya terbatas. "Jangan coba-coba memainkan fakta, itu berbahaya untuk rakyat, kalau alasan administrasi oke lah, tapi kalau sengaja itu kena pidana," tandasnya.
Upaya penyisiran itu, kata dia, dilakukan setidaknya agar jika ada putaran kedua, persoalan DPT sudah selesai dan bersih. "Yang berbahaya kalau sampai tidak terkontrol," pungkasnya. (ded)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad


