Pemilu - pemilihan presiden


Kupon Sembako Fiktif Catut Nama Mega-Prabowo

Rabu, 8 Juli 2009 - 03:47 wib
Annas Nasrullah - Koran SI
text TEXT SIZE :  
Share

SUBANG - Setelah terjadi di Kabupaten Ciamis, kupon sembako gratis yang mencatut salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden terjadi pula di Kabupaten Subang. Kali ini giliran pasangan Mega-Prabowo yang dicatut namanya untuk kepentingan tertentu.

Ratusan warga Subang Kota sekira pukul 07.00 WIB menyerbu Sekretariat DPC PDIP Subang, di Jalan KS Tubun Subang. Kedatangan warga yang sebagian besar berprofesi tukang becak dan pedagang kecil itu untuk menukarkan kupon Program Pro Rakyat Pembagian Sembako.

Kupon berukuran 5x2 cm itu mencantumkan foto pasangan Mega-Prabowo. Usai mendapat tiket, mereka diminta hadir ke Sekretariat PDIP pada Selasa 7 Juli sekira pukul 07.00 WIB.

Tidak hanya mencatut nama pasangan capres nomor urut satu itu, untuk meyakinkan masyarakat dalam kupon tersebut ditulis juga nama Ketua DPC PDIP, Eep Hidayat.

Warga yang menerima kupon berwarna biru awan itu dijanjikan akan mendapatkan sembako gratis berupa beras 5 Kg, Gula 1 Kg, Minyak Goreng 2,5 liter dan mie Instan 10 bungkus. Warga cukup membawa foto copy KTP untuk menukar sembako tersebut.

Salah seorang warga, Bidari (49), mengaku dirinya mendapatkan kupon dari seseorang yang tidak dikenal saat hendak membuka dagangannya. Bidari mengaku menerima tiga pak kupon dari seseorang yang menggunakan kendaraan roda dua untuk dibagi-bagikan ke masyarakat.

"Satu paketnya ada 100 lembar kupon. Dan saya diberi Rp20 ribu, katanya uang itu untuk upah untuk membagi-bagikan kopun ini. Katanya kupon ini dari Bapak Eep (Ketua DPC PDIP Subang)," jelasnya, Selasa (7/7/2009).

Salah seorang anggota tim sukses Mega-Prabowo, Yadi Setiadi yang tiba di kantor Sekretariat mengaku kecewa dengan aksi yang dilakukan oleh oknum tersebut. Yadi menilai, upaya itu sengaja dibuat guna pembusukan terhadap pasnagan Mega-Prabowo di Kabupaten Subang.

"Kami tidak mengeluarkan selembarpun kupon sembako gratis. Ini sengaja dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk pembusukan dan menjatuhkan nama Mega-Prabowo," tegasnya.

Atas kejadian itu, Yadi melapor ke Panitia Pengawas dan aparat kepolisian untuk diusut tuntas.

(lsi)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share

Cari Berita

Berita Lainnya