JAKARTA - Sejumlah ibu yang mengikuti kampanye SBY-Boediono di Gelora Bung Karno, nampak resah dan ingin meninggalkan tempat duduknya. Mereka bergerombol menuju pintu keluar yang berada di sektor 22.
Namun ibu-ibu yang rata-rata berjilbab itu, harus mengurungkan niat, karena sejumlah petugas yang berada di pintu keluar meminta mereka tidak meninggalkan Stadion.
"Tahan-tahan," ujar seorang petugas sambil memberi kode kepada rekannya untuk meminta para ibu itu kembali ke tempat duduk mereka.
"Saya mau buang air kecil, dari pukul 10.00 WIB saya di sini, masa tidak boleh keluar," jawab seorang ibu ketika ditanya petugas yang berjaga di pintu keluar.
Setelah gagal merayu para petugas, ibu-ibu yang berjumlah sekira 20-an orang itu pun akhirnya kembali lagi ke tempat duduk masing-masing. Sebagian ibu-ibu tampak kesal dan bertukar keluhan kepada teman satu rombongan mereka. Namun di antaranya ada yang menganggapnya santai.
Salah seorang nenek, secara bergurau mengaku, celananya sudah basah karena tak kuat menahan untuk buar air kecil. "Asal tahu ya neng, celana saya satu sudah basah,hihihi," ujar ibu itu polos sambil tertawa terbahak. Sontak saja yang lain yang mendengarkan ucapan nenek itu ikut cekikikan.
Entah apa yang membuat para petugas itu melarang para ibu itu meninggalkan kampanye. Namun kemungkinan mereka tidak ingin membiarkan bangku-bangku terlihat kosong, saat kampanye berlangsung.
Para ibu ini mengeluh sudah terlalu lama berada di dalam stadion sehingga kehausan dan sebagian lagi ingin ke kamar mandi untuk salat dan buang air kecil. Mereka mengaku sejak pukul 10.00 sudah berada di GBK. Acara kampanye dibuka pukul 02.00 dengan menampilkan suguhan musik dari Band Coklat dengan lagunya Karma. SBY-Boediono baru berorasi pukul 17.10 WIB. Alhasil sebagian massa memilih meninggalkan stadion sebelum acara selesai. (fit)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad


