Pemilu - pemilihan presiden


Sebut SBY Bapak Demokrasi, 4 Aktivis 98 Dikucilkan

Jum'at, 3 Juli 2009 - 16:13 wib
Yuni Herlina Sinambela - Okezone
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA - Gelar Bapak Demokrasi Indonesia yang diperoleh Presiden SBY dari empat aktivis Gerakan 98 dinilai keliru dan konyol. Para aktivis 98 yang tergabung dalam Temu Aktivis Lintas Generasi (Tali Geni) pun akhirnya mengklarifikasi hal itu.

Alih-alih memberikan gelar Bapak Demokrasi ke SBY, menurut penilaian Tali Geni, prestasi SBY dalam memajukan demokrasi di Indonesia malah dipertanyakan. Itu karena menurut catatan Tali Geni, Presiden SBY telah melakukan pembungkaman kebebasan berekspresi selama lima tahun terakhir.  

"Karena itu kami menyesalkan empat aktivis yang mengatasnamakan Gerakan 98 menganugerahi gelar Bapak Demokrasi. Jangan-jangan mereka tidak tahu arti demokrasi sebenarnya," kata Koordinator Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan Indonesia (Pedoman Indonesia) Fadjroel Rachman di Galery Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (3/7/2009).

Ditambahkan pula, Presiden SBY telah menjegal kebebasan pers. Berdasarkan catatan Poros Wartawan Jakarta (PWJ), selama Pemerintahan SBY dari tahun 2008-2009, tercatat sebanyak 63 kasus kekerasan terhadap jurnalis.

"Dibelahan dunia manapun kebebasan pers adalah ukuran demokrasi. Pemerintahan yang membangun demokrasi harus secara tegas memberikan perlindungan terhadap jurnalis. Jumlah kekerasan yang dialami para jurnalis dalam Pemerintahan SBY membuktikan adanya pembungkaman demokrasi secara sistematik, teroganisir, dan merata," kata jubir Forum Kota (FORKOT) Jeppri F Silalahi saat pernyataan sikap menolak dan mengecam empat aktivis konyol yang memberikan gelar Bapak Demokrasi Kepada Presiden SBY.

Saat ini keempat aktivis yang menganugerahi gelar Bapak Demokrasi kepada SBY telah dicopot dan dikenai dua sanksi, yaitu politis dan etis.

"Empat orang yang bernama Ahmad Rizal, Boyke Novrizon, Wahab Talauhu, dan Bernard Talauhu dipecat dan tidak dipakai lagi karena menabrak ukuran demokrasi," ungkapnya.

(ful)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share

Cari Berita

Berita Lainnya