Pemilu - pemilihan presiden


Elektabilitas SBY Turun karena JK Lagi Kencang

Rabu, 24 Juni 2009 - 14:51 wib
Taufik Hidayat - Okezone
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA - Salah satu faktor penurunan tingkat elektabilitas pasangan SBY-Boediono sebagaimana hasil polling Lembaga Survei Indonesia (LSI) diperkirakan karena gencarnya kampanye yang dilakukan kubu JK-Wiranto.

Pendapat tersebut disampaikan oleh Sekretaris Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Marzuki Alie di Bravo Media Center, Jakarta, Rabu (24/6/2009). "Turun itu biasa, karena gencarnya kampanye Pak JK. Begitu kita kencang, kita naik lagi," ungkapnya.

Untuk itu, pekerjaan rumah tim kampanye nasional SBY-Boediono saat ini adalah mengencarkan sosialisasi kandidatnya sehingga elektabilitasnya tidak turun lagi. "Termasuk meluruskan isu-isu serba Aku yang dikembangkan Pak JK," terangnya.

Isu serba Aku yang dimaksud adalah klaim JK atas sejumlah prestasi pemerintahan di masa lalu. Seperti perdamaian Ambon, Aceh, serta sukses-sukses lain. "Isu serba Aku tidak memberikan pendidikan ke publik," pungkasnya.

Tadi siang, LSI merilis hasil survei terbaru periode 15-20 Juni 2009 dengan responden sebanyak 1.989 orang dan margin of error sebesar 2,8 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya pasangan SBY-Boedino diprediksi mendapat dukungan 67 persen, Mega-Prabowo 16 persen, JK-Wiranto 9 persen, serta yang menyatakan belum tahu 8 persen. Sementara itu, Pada survei sebelumnnya tanggal 30 Mei 2009, SBY-Boediono sebesar 70 persen, Mega-Prabowo sebesar 18 persen, danĀ  JK-Wiranto sebesar 7 persen.

Apabila dibaca secara konservatif, dukungan terhadap SBY-Boediono mencapai 64 persen. Untuk JK-Wiranto mengalami kenaikan. Dibaca secara optimistis JK-Win pada waktu survei memperoleh sebesar 12 persen, sedangkan Mega-Prabowo mendapat dukungan sebesar 19 persen.

Dalam 20 hari, elektabilitas SBY-Boediono mengalami penurunan 3 persen. Dengan demikian bila dihitung liner, maka SBY-Boediono akan mendapatkan dukungan sebanyak 64 persen, namun bila dibaca secara konservatif akan mendapat dukungan 60 persen.

Untuk JK-Wiranto mengalami kenaikan sebesar 2 persen dalam 20 hari. Dalam survei sebelumnya, elektabilitas JK-Wiranto berada di angka 7 persen sehingga jika dibaca secara optimis plus margin of error, maka akan menyentuh angka 9 persen.

Jika kenaikan 2 persen tersebut dibaca secara optimistis, maka JK-Wiranto naik sebesar 5 persen. Ini berarti pada saat survei posisi elektabilitas JK-Win sebesar 14 persen. Dengan demikian 20 hari ke depan jika dihitung linier, maka JK-Win akan mendapat dukungan pada 8 Juli mendatang sebesar 20 persen.

(ful)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share

Cari Berita

Berita Lainnya