Rizal Ramli tak ingin lagi menjadi penasehat presiden, melainkan menjadi presiden. Presiden yang juga seorang ekonom, dianggapnya sebagai salah satu nilai jual dirinya untuk maju, bersaing dengan calon lainnya.
Banyak cara calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mendapatkan dana kampanye. Bisa dari menjual harta, menggadaikan barang, hingga berhutang.